Translate

Rabu, 01 Mei 2013

Memahami Kekuatan dan Kelemahan Diri


         Jika kita berdiri di depan cermin yang besar, setinggi tubuh kita dan mencoba mengamati fisik kita, Subhanalloh kita manusia, merupakan mahkluk yang paling sempurna di diciptakan Tuhan YME di dunia ini di bandingkan mahkluk lainnya. Manusia adalah mahkluk yang paling sempurna makhluk ciptaan Tuhan, Pengertian mulia dalam konteks bahasan ini adalah sempurna, baik sebagai makhluk individu maupun sebagai makhluk sosial. 
 
Manusia sebagai makhluk individu artinya antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya berbeda, tidak ada yang sama walau kembar sekalipun tetap memiliki perbedaan. Manusia sebagai makhluk sosial artinya ia tidak bisa sendiri tanpa bantuan orang lain. 

Manusia mempunyai ciri-ciri khusus yang berada antara satu dengan lainnya, artinya manusia itu unik, setiap manusia hendaknya memahami keunikannya, coba kita bayangkan berapa banyaknya jumlah penduduk dunia, sejak zaman Nabi Adam AS sampai sekarang ini, itu semua tidak ada yang sama, masing-masing mempunyai keunikan sendiri-sendiri. 

Manusia terdiri atas jasmani dan rohani. Jasmani bersifat fisik, yatu badan yang tampak oleh mata lahir kita dan rohani bersifat non fisik atau abstrak, tidak kelihatan oleh mata lahir kita. Setiap orang mempunyai ciri-ciri fisik maupun non fisik. Untuk hal tersebut kadang-kadang kita menyadarinya, kadang-kadang juga kurang menyadarinya, sebaiknya kita bukan saja menyadari ciri-ciri dimaksud tetapi juga memahaminya, karena dengan memahami keduanya berarti kita memahami modal yang ada pada diri kita.

Untuk dapat melihat ciri-ciri fisik, kita bisa langsung melihatnya di depan cermin atau mengamati dan mengukur badan kita, seperti, tinggi dan berat badan, warna kulit dan bentuk muka, mata, hidung, telinga, bibir, leher, kaki, tangan, dada, pinggang serta pinggul. Ukuran baju dan ukuran sepatu juga bisa membantu menggambarkan ciri-ciri fisik. Ciri-ciri non fisik tidak dapat dilihat secara langsung oleh mata, tetapi memerlukan pemahaman, baik pemahaman diri secara langsung oleh kita sendiri, maupun pemahaman melalui penilaian orang lain, antara lain sifat diri, bakat, minat, hobi, potensi dan kemampuan. Sifat diri adalah kebiasaan yang dibawa sejak lahir dan cenderung menetap, walaupun demikian bisa berubah, kalau kita berusaha merubahnya.

Sifat diri ada dua macam yaitu sifat diri yang positif dan sifat diri yang negatif. Sifat diri positif artinya kebiasaan yang baik-baik cotoh sabar, jujur, ramah rendah hati, hemat, tidak kikir, tegas terbuka (apa adanya), periang, tekun, teliti, cermat dan lain-lain. Sifat diri yang negatif artinya kebiasaan yang tidak baik, contohnya : pemarah, sombong, boros, kikir, malas, iri, jahil, tertutup usil, ceroboh, cerewet, ketus, sembrono, pembohong dan lain sebagainya.

Setiap manusia mempunyai sifat diri yang positif dan yang negatif, kita harus memahami sifat-sifat kita, baik yang positif maupun yang negatif, sebaiknya sifat diri kita yang positif dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari supaya lebih bermanfaat, dan sifat diri kita yang negatif diperbaiki atau diperkecil resikonya, supaya tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. 

Bakat ialah anugerah Tuhan YME berupa kemampuan dasar yang masih terpendam yang dibawa sejak manusia dilahirkan ke dunia. Bakat masih berupa bibit atau bahan yang akan berkembang apabila di dukung oleh lingkungan. Tuhan menganugerahkan bakat kepada seseorang dilengkapi dengan minatnya.

Minat adalah kecenderungan seseorang atau rasa suka seseorang terhadap sesuatu. Contoh Windi memiliki bakat seni suara; otomatis Windi sejak kecil suka nendengarkan lagu, suka menirukannya, lama-lama suka menyanyi. Kalau ada acara yang menampilkan lagu-lagu, Windi selalu memperhatikan, lantas menirukan. Ia ingin bisa menyanyi seperti  para penyanyi yang ditontonnya di TV, atau sering di dengarnya di radio. Mula di SD Windi sering latihan menyanyi, kadang-kadang sendiri, kadang-kadang berlatih bersama teman-temannya. Kegiatan tersebut akhirnya menjadi, kegemaran Windi. Melihat hobi Windi demikian itu, guru kesenianya menyampaikan kepada orang tuanya bahwa Windi sangat berpotensi dalam  bidang tarik suara. Potensi artinya kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan. Orang tuanya pun sngat gembira mendengar hal tersebut. Berbagai kesempatan baik latihan-latihan ataupun lomba dalam bidang seni suara yang ada dilingkungan sekolah dan diluar sekolah tidak pernah ditinggalkan oleh Windi. Akhirnya kerja kerasnya membuahan hasil yang patut dibanggakan. Di SMP Windi sering "show" diacara-acara radio ataupun TV. Keberuntungan Windi semakin menanjak setelah ada produser yang menganggap kemampuannya.

Kemampuan artinya  kecakapan yang telah diperoleh melalui latihan-latihan. Akhirnya Windi bersama 2 orang rekannya membentuk group yang sekarang dikenal dengan "Trio Prety" prestasi Windi semakin melejit bersama Trio Pretynya setelah ia masuk ke SMA. Prestasi artinya kemampuan dalam bidang tertentu yang telah dioptimalkan Windi kini sedang naik daun, keharuma namanya bukan saja terkenal di bilangan negeri ini sendiri, tapi juga sampai ke manca negara. Bagaimanakan caranya kita mengetahui bakat, minat dan kemampuan yang ada pada diri kita ? jawabannya yaitu dengan "Pemahaman diri". Pemahaman diri adalah suatu proses memahami diri sendiri tentang kelebihan dan kekurangan yang dimiliki.

Melihat bakat dan minat yang telah dianugerahkan Tuhan kepada kita, tidak bisa dengan teropong atau kaca pembesar, tetapi harus dengan pemahaman diri. Biasanya yang kita fahami lebih dulu adalah minat. Kita suka bidang apa, tentang apa, melakukannya bagaimana ? Setelah diketahui, lalu coba dilatih, terus dilakukan berulang-ulang dengan sabar dan tekun hingga hasilnya kelihatan. Kalau anda berbakat dalam bidang itu, anda akan merasa senang dalam hal tersebut.

Menjajagi bakat memerlukan waktu dan proses yang cukup lama. Semakin banyak dan sering dilatih, bakat kita akan lebih cepat tampak. Bakat kita akan  tampak melalui beberapa tahapan. Mula-mula berupa potensi. Kalau hal ini dilatih terus dan mendapat dukunga dari lingkunga maka aka muncul menjadi kemampuan. Kemampuan dioptimalkan lagi akan menjadi prestasi. Keadaan fisik dan hal-hal yang termasuk kekuata non fisik adalah merupakan modal dasr dari kita untuk mengembangkan diri, meningkatkan kemampuan dan prestasi. Hal-hal yang termasuk kelemagan non fisik perlu diperbaiki agat tidak menghambat.

Memahami Orang Lain



Burung Gereja Tidak Akan Memahami Maksud dan Tujuan Burung Phoenix” – AT
Itulah kira-kira isi status facebook yang diposting salah satu teman saya beberapa waktu lalu.
     Kata-kata tersebut membuat saya berpikir, apakah benar maksud dan tujuan (dari pikiran) burung phoenix selalu adalah yang paling tepat dan paling baik?

      Kita bisa mengatakan bahwa burung gereja sulit untuk mengerti pemikiran burung phoenix, namun kita juga bisa mengatakan bahwa burung phoenix juga tidak mengerti apa yang dipikirkan oleh burung gereja.

      Jika burung phoenix hanya mengisi pikirannya dengan opini-opininya sendiri, masih adakah tersisa ruang untuk pemikiran dari burung gereja yang belum tentu bisa dipersalahkan?

       Kita tidak dapat menilai seseorang hanya dari apa yang diucapkan orang tersebut, kita juga tidak bisa menilai maksud hati seseorang dari tindakan-tindakan yang dilakukan orang itu. Pikiran manusia adalah sesuatu yang kelewat kompleks untuk diselesaikan ataupun dipahami dengan satu formula sederhana yang universal. Bahkan mungkin tidak ada sama sekali yang namanya formula universal.

      Pemikiran tiap orang adalah unik, meskipun ada beberapa kesamaan dalam beberapa aspek. Oleh karena itu tidaklah tepat kita menjudge seseorang secara sepihak tanpa menanyakan pendapat jujur dari orang yang kita judge tersebut.

      Itulah mengapa saya pikir alangkah baiknya jika kita dapat menahan diri untuk tidak membuat pernyataan secara serampangan yang berpotensi untuk membuat kesalahpahaman dan konflik lebih lanjut.

     Melihat sebuah masalah tidak sama halnya seperti melihat hanya satu sisi koin. Bahkan pengibaratan koin itu sendiri mungkin kurang tepat karena sebuah persoalan bisa jadi memiliki lebih dari 2 sudut pandang yang bisa saja ditafsirkan secara berbeda-beda.
Seperti seorang detektif, kita semestinya mampu membaca arti dari sebuah opini lebih dari sekedar apa yang kita terima secara verbal. Karena penyampaian melalui kata-kata terkadang harus menghadapi hambatan-hambatannya sendiri, begitupun juga gosip yang menyebar tidak dapat dijamin keutuhan dan keabsahannya jika hanya bergantung pada penilaian satu pihak.
     
      Sebagai seorang pemimpin, kualitas dalam hal pemahaman terhadap orang-orang yang bekerja dibawahnya adalah penting untuk menjaga integrasi tim yang dipimpinnya.

Berubah atau Mati



     Pernahkah Anda melihat seekor elang perkasa meliuk – meliuk di atas udara? Apa yang anda pikirkan mengenai binatang yang satu ini? Tentu terlintas dipikiran anda bahwa sang elang adalah penguasa langit yang diberi kodrat dari Sang Pencipta unuk menjadi raja di udara. Terbukti elang dikaruniai umur yang paling panjang jika dibandingkan saudara –saudara unggas lainnya.

     Seorang elang dewasa mampu bertahan hidup sampai umur 70 tahun. Namun, tahukah anda bahwa setiap elang dewasa yang memasuki usia ke-40 tahun harus membuat keputusan yang berat dalam hidupnya? Suatu perubahan besar menanti dan keputusan besar harus ia ambil.

       Hal ini akibat paruhnya tidak mampu lagi menangkap mangsa. Paruh sang elang menjadi panjang dan bengkok ke dalam hingga hampir menyentuh dada. Demikian juga dengan cakarnya yang menua yang mengakibatannya sulit mencengkeram mangsa. Hal lain yang terjadi dengan berjalannya usia adalah bulu sang elang bertambah lebatdan berat sehingga elang sulit terbang tinggi.
Hanya ada dua pilihan berat yang harus dipilihnya, mati kelaparan atau menjalani proses yang sangat menyakitkan selama 150 hari. Proses ini mengharuskan ia terbang ke atas puncak gunung yang tinggi untuk memulai proses perubahan.

     Pertama, elang harus menghantamkan peruhnya berkali – kali pada batu sampai terlepas dari mulutnya. Setelah paruh terlepas, sang elang harus menunggu sampai paruh barunya tumbuh kembali. Proses kedua, sang elang juga harus mencabut cakarnya yang sudah menua untuk membiarkan tumbuhnya cakar yang baru. Proses terakhir adalah mencabut satu per satu bulu di sekujur tubuhnya. Inilah proses yang panjang dan menyakitkan yang harus ia jalani selama 5 bulan. Berkat proses inilah si elang mampu hidup 30 tahun lebih lama.

      Pernahkah anda harus mengambil keputusan yang berat untuk berubah dalam kondisi yang sangat sulit? Anda mungki perlu membuang kebiasaan – kebiasaan yang telah lama mengekang hidup anda. Kebiasaan – kebiasaan yang sekilas tidak mengganggu, santai, menyenangkan dan tidak memaksa. Anda harus keluar dari kenyamanan, tapi anda harus menggantikannya dengan kebiasaan anda yang memaksa anda berpikir keras, bekerja lebih keras, menjalani tantangan yang berat. Namun, pilihan kita yang kedua ini masa depan yang lebih cerah.

    Perubahan itu akan datang dan bersiaplah untuk berubah. Semakin lama anda menolak untuk berubah, semakin sulit bagi anda untuk bangkit. Semuanya bergantung pada diri kita sendiri!


Sedyawan, Andhyka. 2011. Amazing You. Raih Asa Sukses: Depok

Tentang Syukur




Mungkin satu kata ini ringan diucapkan, diingat bahkan disebarkan ke orang lain. Namun, seberapa besar kita mampu mendalami satu kata ini.

     Subhanallah, Maha Suci Allah dengan segala kesempurnaan-Nya. Kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita sukai, bahkan mungkin tak pernah, tetapi apakah kita sanggup menyukai apa yang kita dapatkan?. Sesuatu yang baik itu belum tentu memang yang terbaik buat kita, bahkan sesuatu yang sangat tidak kita inginkan, justru itulah yang membuat diri kita jauh lebih berarti dan bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.

     Sering kali kita memikirkan menginginkan sesuatu, sampai  termimpi – mimpi, tetapi hanya dinikmati sesaat saja, setelah itu. Ya Allah, terimakasih atas segala nikmat yang telah Engkau titipkan kepada kami. Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Bersyukurlah! Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan.

     Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan? Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu . Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar. Bersyukurlah untuk masa-masa sulit.  Di masa itulah kamu tumbuh.  Bersyukurlah atas keterbatasanmu. Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang. Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru. Karena itu akan membangunkekuatan dan karaktermu. Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat. Itu akan memberikan pelajaran yang berharga. Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih. Karena itu berarti kamu telah membuat sesuatu perbedaan.

Aku tak selalu mendapatkan apa yang kusukai. Oleh karena itu, aku selalu menyukai apa pun yang aku dapatkan.

     Syukur, inilah satu jenis perasaan yang jarang bermukim permanen di hati kita. Bahkan kita kerap lupa dan alpa. Mulai sekarang, ketahuilah bahwa sebenarnya Anda adalah orang yang sangat beruntung, baik dalam bisnis maupun dalam kehidupan sehari – hari. Itu amat layak anda syukuri. Tidak percaya? Silahkan simak alinea berikutnya.

  • Jika anda mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup badan, atap di atas kepala, dan tempat untuk tidur maka Anda lebih kaya dari pada 75% penduduk dunia! 
  • Jika anda mempunyai tabungan di bank dan uang receh di dompet maka Anda lebih kaya dari pada 92% penduduk dunia!
  • Jika anda dapat membaca maka anda lebih beruntung dari pada lebih dari 2 juta orang di dunia yang tidak dapat membaca sama sekali! 
  • Jika anda tidak pernah mengalami kesengsaraan karena perang, penjara, penyiksaan, atau kelaparan maka anda lebih beruntung dari pada 700 juta orang di dunia! 
  • Jika anda dapat menghindari tempat ibadah atau pertemuan religius tanpa rasa takut akan penyerangan, penangkapan, atau kematian maka anda lebih beruntung dari pada 3 milyar orang di dunia!
Terus, syukur dan sukses , adakah kaitannya?
Jangan ditanya, erat sekali kaitannya!

     Anda sudah baca buka berpengaruh besar The Secret? Dipaparkan disana, syukur adalah anak tangga mutlak untuk memastikan kesuksesan. Wejangan si pengarang.
“Bayangkan hal-hal yang anda dambakan dengan penuh rasa syukur, seakan – akan anda sudah menerimanya. Denan demikian, anda akan menerimanya segera!”
Pahamilah alam semesta berasal dari air. Semua kehidupan juga bermula dari air. Hal yang terpenting, 70 % tubuh manusia terdiri dari air. Jadi, setiap kali anda menyebut kata syukur atau menyimpan rasa syukur, pada waktu yang samaanda membekali diri anda dengan energi – energi yang positif yang sangat anda butuhkan untuk menggapai sukses.

     Tambahan lagi, kata syukur dan rasa syukur memendam setumpuk manfaat yang lain, diantaranya menyejukan hati dan memungkinkan anda menuai hikmah dari berbagai kejadian.

   Tidak mengherankan semua agama menganjurkan dan mengajarkan kita untuk menghafalkan dan melafalkan kata Alhamdulillah, puji Tuhan, atau yang sejenis sebanyak – banyaknya bahkan sampai ribuan kali setiap hari. Ternyata ini bukan semata – mata soal kalkulasi pahala. Jauh – jauh hari Yang Maha Kuasa telah merancang ini sebagai modal untuk sukses. Apalagi Ia telah berkomitmen pada kitab-Nya.
“sesungguhnya jika engkau bersyukur, niscaya Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepada engkau”

     Tentu kita yakin bahwa Ia akan menepati janjinya. Akhirnya, janganlah kita Cuma pandai meminta. Lengkapi pula dengan bersyukur.


Sedyawan, Andhyka. 2011. Amazing You. Raih Asa Sukses: Depok